*Kerahkan Kekuatan yang Tak Proporsional, PBB Kritik Keras Israel Atas Kematian 500 Warga Palestina di Tepi Barat

KODEMIMPI

Kerahkan Kekuatan yang Tak Proporsional, PBB Kritik Keras Israel Atas Kematian 500 Warga Palestina di Tepi Barat

judul

ENEWA - Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (4/6/2024) menyerukan diakhirinya kekerasan antara pasukan keamanan Israel dan pemukim Yahudi yang telah membunuh lebih dari 500 warga Palestina di Tepi Barat sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Gaza.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Israel telah menggunakan kekuatan yang tidak perlu dan tidak proporsional di Tepi Barat yang diduduki Israel. PBB juga mengutuk apa yang disebutnya sebagai penolakan sistematis terhadap bantuan medis.

Israel akan terus melakukan operasi melawan terorisme Palestina, dari mana pun ia berasal, sejalan dengan hukum internasional, untuk melindungi dan membela penduduk kami,” terang Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, dikutip Reuters.

Pemantau hak asasi manusia PBB mempelajari 80 kasus secara mendalam di antara 506 kematian warga Palestina yang terdokumentasi di Tepi Barat sejak serangan 7 Oktober, di mana Israel mengatakan sekitar 1.200 orang tewas dan sekitar 250 orang diculik.

Kasus-kasus yang diteliti menunjukkan pelanggaran terus-menerus terhadap hukum hak asasi manusia internasional mengenai penggunaan kekuatan oleh Pasukan Keamanan Israel (ISF) melalui penggunaan kekuatan mematikan yang tidak perlu dan tidak proporsional serta peningkatan pembunuhan berencana yang ditargetkan,” lanjutnya.

Pada periode yang sama, 24 warga Israel tewas dalam bentrokan atau serangan yang dilaporkan dilakukan oleh warga Palestina dari Tepi Barat.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan PBB tersebut.

Misi diplomatik Israel di Jenewa mengatakan tindakan mereka di Tepi Barat merupakan respons terhadap peningkatan serangan yang drastis.

Kekerasan telah meningkat di Tepi Barat sejak serangan pimpinan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober tahun lalu yang memicu serangan militer Israel di Jalur Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza telah menewaskan lebih dari 36.000 warga Palestina.

Pasukan keamanan Israel dalam beberapa bulan terakhir melakukan tindakan keras di Tepi Barat, yang diinginkan warga Palestina sebagai inti negara merdeka di masa depan bersama dengan Gaza, dan melakukan ribuan penangkapan.

Palestina

Tepi Barat

Israel

PBB

Kantor HAM PBB